Pernahkah Anda merasakan gigi ngilu yang berkepanjangan? Jika jawabannya iya, tentu Anda merasakan betapa tidak nyamannya beraktivitas saat gigi terasa ngilu, ya. Kondisi ngilu ini terjadi saat lapisan dentin mendapatkan rangsangan yang berakibat pada aktifnya serabut saraf. Untuk meminimalisir hal tersebut, Anda perlu mengetahui 9 penyebab ngilu pada gigi yang tertera pada artikel berikut ini. Simak hingga akhir, ya.
1. Menyikat Gigi Terlalu Kencang
Biasanya, penyebab ngilu pada gigi yang sering terjadi disebabkan oleh kebiasaan menyikat gigi terlalu kencang. Tekanan menggunakan bulu sikat yang kasar dan keras menimbulkan luka pada area sekitar gusi, yang lama-kelamaan dapat menyebabkan pengikisan pada lapisan gigi. Jika Anda memiliki kebiasaan ini, cobalah untuk menggosok gigi secara perlahan dan gunakan dental floss (benang gigi) untuk membersihkan sisa makanan di sela gigi.
2. Gigi Berlubang
Gigi berlubang dapat menjadi penyebab ngilu pada gigi. Alasannya, penumpukan plak dan karang gigi yang menjadi tempat bertumbuhnya kuman membuat permukaan gigi jadi rapuh. Jika tidak segera diobati, kondisi ini dapat memicu ngilu berkepanjangan dan terjadinya infeksi, sehingga gigi gampang copot.
3. Penumpukan Plak
Faktanya, plak yang menumpuk pada gigi dapat menjadi penyebab ngilu pada gigi, lho! Hal ini dikarenakan enamel yang berfungsi untuk melindungi gigi tidak dapat bekerja secara maksimal akibat terhalang oleh penumpukan plak. Sehingga, gigi jadi lebih sensitif dan gampang keropos. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan pembersihan gigi secara menyeluruh dengan scalling agar plak dapat terangkat.
4. Penyakit Gusi
Selanjutnya, penyebab ngilu pada gigi adalah penyakit gusi (periodontal). Kondisi ini kerap terjadi pada orang dewasa di atas usia 30 tahun dan menginfeksi jaringan lunak yang melindungi tulang rahang dan akar gigi. Akibatnya, sensitivitas gigi pun terganggu, sehingga terasa ngilu.
5. Mahkota Gigi Retak
Meskipun sedikit atau bahkan tak kasat mata, mahkota gigi retak tidak boleh diabaikan. Sebab, kondisi ini berdampak pada sensitivitas gigi dan menimbulkan rasa ngilu, terutama saat makan dan minum. Sebagai langkah antisipasi, hindari kebiasaan mengunyah makanan terlampau keras dan segera konsultasikan ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan.
6. Tambalan Gigi Rusak
Tambalan gigi yang terlalu lama digunakan dapat rusak, longgar, dan memicu gigi terasa ngilu. Bakteri dari sisa makanan menumpuk di celah tambalan gigi, serta memicu penumpukan asam dan kerusakan email. Jika Anda mengalami gigi ngilu secara tiba-tiba, pastikan untuk memeriksakan kondisi gigi ke dokter gigi agar tambalan gigi yang rusak dapat segera diganti.
7. Makanan yang Dikonsumsi
Mengonsumsi makanan dan minuman yang terlalu dingin, panas, dan asam dapat menjadi penyebab ngilu pada gigi. Jenis makanan dan minuman tersebut merusak enamel (lapisan terluar gigi yang berfungsi sebagai pelindung) dan merangsang ngilu di saraf dentin.
8. Kebiasaan Mengunyah Es Batu
Mengunyah es batu memang ampuh untuk menghilangkan dahaga dan meredakan rasa pedas secara instan. Namun, bila kebiasaan ini diteruskan, enamel gigi akan terkikis dan gigi pun jadi sangat sensitif terhadap zat panas maupun dingin.
9. Penurunan Gusi
Semakin menua, maka gusi yang bertugas melindungi ujung saraf gigi juga dapat mengalami penurunan fungsi, yang membuat akar gigi menjadi terekspos. Bila tidak segera ditangani, gigi jadi rentan sensitif dan berisiko mengalami infeksi gigi.
Itu dia 9 penyebab ngilu pada gigi yang penting untuk diperhatikan. Apabila Anda pernah merasakan gigi ngilu, sebaiknya segera konsultasikan permasalahan Anda pada dokter gigi agar segera mendapatkan penanganan. Selain itu, lakukanlah pembersihan rutin setiap 6 bulan sekali di klinik dengan teknologi modern, seperti Opal Dental agar kebersihan gigi dan mulut terjaga.